Jumat, 16 Desember 2011

ICW-KPK Ajak Pelajar Berlaku Jujur

Semarang (ANTARA) - Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak siswa berlaku jujur sebagai salah satu langkah mencegah korupsi melalui kegiatan kampanye "Berani Jujur Hebat".

"Kami ingin menanamkan kejujuran di kalangan pelajar, khususnya sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat," kata Koordinator Divisi Kampanye Publik ICW Illian Deta Arta Sari, di sela kegiatan itu di Semarang, Jumat.

Pada kegiatan yang dilangsungkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Semarang itu, para siswa diajak berdiskusi tentang korupsi dan menonton film pendek yang menceritakan keberanian pelajar membongkar korupsi di sekolahnya.

Menurut Illian, kejujuran perlu dipupuk secara dini terhadap kalangan pelajar, setidaknya jujur mulai hal-hal kecil, seperti tidak mau mencontek saat mengerjakan ujian sebagai tanggung jawab mereka sebagai pelajar.

Ia mengatakan, para pelajar itu dalam beberapa waktu mendatang akan memasuki dunia kerja, termasuk di lingkup pemerintahan sehingga sifat jujur, kritis, berani, dan bertanggung jawab harus ditanamkan sejak dini.

"Mereka (pelajar) beberapa tahun mendatang akan menjadi `orang`, kalau mereka tidak dibiasakan jujur, bagaimana kondisi bangsa ini ke depan," kata Illian yang juga ketua panitia kampanye "Berani Jujur Hebat" itu.

Senada dengan itu, Sekretaris Komite Penyelidikan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah Eko Haryanto mengatakan, kejujuran adalah langkah awal memberantas korupsi dan harus ditanamkan sejak dini.

Melalui kegiatan itu, kata Eko yang juga koordinator lokal kampanye "Berani Jujur Hebat" di Semarang, diharapkan bisa menumbuhkan semangat kejujuran dan keberanian untuk memberantas tindak korupsi mulai hal terkecil.

"Semangat anti-korupsi tidak harus ditunjukkan melalui demonstrasi, namun bisa ditumbuhkembangkan dalam kegiatan sehari-hari, misalnya tidak mau mencontek dan berlaku jujur ketika membeli sesuatu di kantin," katanya.

Selain itu, kata Eko, semangat anti-korupsi bisa disuarakan melalui puisi, gambar, lukisan, dan lagu sesuai bakat dan minat setiap pelajar yang nantinya diharapkan bisa membantu mengajak orang lain memberantas korupsi.

Kampanye "Berani Jujur Hebat" rencananya digelar di tujuh kota, mulai Bandung, Cirebon, Brebes, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, dan terakhir Solo dengan mengajak pelajar kota setempat berkumpul di salah satu sekolah.

Sementara itu, Rahmat Fidel, siswa SMA Negeri 3 Semarang mengaku sangat membenci para koruptor, sebab mereka menghabiskan uang yang menjadi milik rakyat demi digunakan untuk memenuhi kepentingannya sendiri.

"Kalau saya ya ingin para koruptor dihukum setimpal dengan perbuatan mereka merampas uang rakyat, hukuman penjara saya kira kurang setimpal dengan perbuatan mereka. Setidaknya, hukum koruptor dengan hukuman mati," katanya.

Sumber: http://id.berita.yahoo.com/icw-kpk-ajak-pelajar-berlaku-jujur-064428039.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar